Langsung ke konten utama

Beautiful work of Genga - Genga Share

Kali ini aku ingin sharing soal beberapa genga yang bertebaran di Twitter.

Buat yang belum tahu, Genga adalah bahasa Jepang dari Key Animation. Sebuah proses pembuatan anime yang masih berupa gambar garis transparan yang belum diberi warna. Garis akan diwarnai sesuai dengan guide berupa character sheet dan color palette untuk masing-masing karakter. Pewarnaan dilakukan secara digital menggunakan software dan proses selanjutnya dianimasikan.

Sebagai peminat anime, genga ini adalah salah satu asupan karya seni yang sangat wajib untuk dikonsumsi. Dengan gambar animasi yang masih RAW, akan terlihat betapa besarnya effort yang didedikasikan oleh para animator untuk menggambar di tiap frame tersebut. Studio anime juga pasti akan melakukan quality control yang mendalam di tiap framenya, sehingga hasilnya akan sangat bagus. 

Tidak jarang setelah melihat genga dari anime yang aku tonton, membuatku menjadi sangat menghargai gambar di tiap frame-nya. Dan akhirnya aku juga sering menikmati anime tidak hanya dari segi visual secara overall, tapi biasanya sudah di level yang lebih mendalam seperti artstyle, line weight, physics, fps, hingga seberapa detail anime tersebut yang tergambar di tiap framenya.

Fyi, satu episode anime yang memiliki durasi 24 menit biasanya dikerjakan selama 5–7 bulan untuk anime mingguan, dan bisa satu tahun lebih untuk anime high quality (seperti keluaran Ufotable, MAPPA, Madhouse, Wit Studio, dll.).

  • Takopii no Genzai (Takopi's Original Sin)

  • Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru (My Dress-Up Darling)

  • Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen (Kaguya-sama: Love is War)

  • Hyakuemu. (100 Meters)

  • Yuusha-kei ni Shosu: Choubatsu Yuusha 9004-tai Keimu Kiroku (Sentenced to Be a Hero)

  • Sousou no Frieren (Frieren: Beyond Journey's End)

  • Look Back

  • Chainsaw Man

  • Tongari Boushi no Atelier (Witch Hat Atelier)

Komentar